"Waktu itu aku dapet emas dan sekarang aku sekarang ikut di acara pembukaan," ujarnya saat ditemui usai acara Pembukaan Kejuaraan Taekwondo Indonesia Open, di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2012).
Untuk itu, ia memiliki cerita sendiri saat dirinya ingin menghadapi pertandingan. Apa itu?
"Dulu itu aku sering mules dan muntah ya grogi deh saat mau turun ke lapangan. Nah tadi juga tuh sempat grogi waktu mau turun di lapangan," ceritanya seraya tersenyum.
Bagi Tya, Taekwondo adalah jalan Allah untuknya. Bahkan, olahraga ini sudah menjadi kehidupan dari dirinya.
"Tapi tahun 2001 aku nggak bisa lagi ikut karena harus milih karier. Tapi ini tetap aku jadikan hobi kok," jelasnya.
"Kita bisa bersinergi sama-sama mendorong kemajuan taekwondo Indonesia. Semoga olimipade berikutnya kita bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi," tambah Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Letjend TNI Marciano.
(wes/ast)











































