Adalah manajer Red Production, Andika Timor Pratama yang merasa dirugikan akibat pembatalan kontrak sepihak tersebut. Ia dan kuasa hukumnya, Djonggi Simorangkir pun siap menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan perkara tersebut.
"Preskon di sini untuk menginformasikan bahwa saya di sini merasa dirugikan oleh TB. Bagus Hasib sebagai penandatangan kontrak dimana dia juga sebagai penanggungjawab dan mewakili beberapa talent-talent tersebut (Sule Cs) yang akan tampil dalam acara saya," beber Andika saat ditemui di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara pertunjukan yang bertajuk 'Wayang Lakon Avengeran' itu seharusnya dilaksanakan pada 27 Oktober di kampus tersebut. Namun karena ada kesalahan dengan spanduk bertuliskan 'OVJ' di hotel Arya Gajayana, acara tersebut dibatalkan sepihak.
Masalahnya, pihak Red Production telah memenuhi semua tanggung jawab dan pembayaran artis. Pihak Andika juga sudah bernegosiasi untuk masalah pencantuman label 'OVJ' tersebut. Namun Sule Cs tetap memutuskan batal tampil. "Mereka terus beragumen tentang tulisan itu," terang Djonggi selaku kuasa hukum Red Production.
Akibatnya, Andika pun mengalami kerugian hingga ratusan juta lantaran kejadian tersebut. "Secara jumlah yang real yang sudah disetor Rp 400 juta. Dan ditambah Biaya hotel dan lain-lain Rp400 juta menjadi Rp900 lebih. Itu kerugian materil," jelas Andika.
"Tapi Kalo tiba-tiba sponsor menuntut kami ini bukan masalah kecil. Kami telah membayar Sutisna (Sule) Rp 85 juta, TB Bagus Rp 160 juta, Darmawan (Parto) Rp 35 juta, Tri Retno Rp 20 juta, Andre Rp 35 juta dan band Rp 12,5 juta," paparnya.
(kmb/wes)











































