Novel tersebut mengisahkan pengalaman dan perjalanan hidupnya yang telah dua kali gagal membina rumah tangga. Ia pun mengakui menyandang status dua kali menjanda memang tidaklah mudah.
"Lewat buku dan lagu ini saya bercerita apa adanya, kalau menjadi janda itu tidak enak. Tapi, bukannya saya mengajak orang untuk menjadi janda lho," ungkap Aira saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin mencoba membuka mata orang bahwa menjadi janda itu tidak seburuk anggapan orang. Karena saya juga berjuang untuk bisa mendidik dan membesarkan kedua anaknya seorang diri," jelasnya.
"Jalak itu artinya janda galak, sementara jablay itu janda lebay. Jadi aku jalak bukan jablay," tandasnya.
(kmb/kmb)










































