Untuk perdamaian itu, Dimas juga sudah mencabut laporannya di Polsek Tanjung Duren. Ia ingin semua masalah diselesaikan dengan jalur kekeluargaan.
"Laporan itu sudah dicabut, kami ingin menjadi saudara saling dukung satu sama lain. Jangan banyakin orang yang benci tapi sayang," tutur Dimas saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Kamis (1/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dimas menambahkan, semua terjadi hanya karena salah paham. Ia juga membantah telah membawa mobil dengan kecepatan tinggi.
"Tidak benar saya menyalip, kecepatan 14 km saya membawa istri dan adik saya, tidak ugal-ugalan karena jalan sempit," ujar Dimas.
"Lalu dikatakan saya ngeyel atau bentrok sama warga, saya cuma miss communication dengan satu orang saja. Intinya memang keadaan itu begitu cepat," tambahnya.
(fk/mmu)











































