Seperti halnya Afrian Bondjol, SH dari kantor pengacara OC Kaligis. Pria yang akrab disapa Boy itu mengaku lebih mengutamakan jenis kasusnya. Sebab, baginya, publisitas akan datang sendiri sebagai "efek domino".
"Kalau saya melihat perkaranya dulu, mengenai nanti terekspos itu hanya efek domino aja," ungkapnya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik publisitas yang didapat, pria kelahiran 19 April 1979 itu mengingatkan bahwa menangani kasus artis tidaklah semudah yang dilihat. Banyak hal yang perlu dipikirkan dalam menentukan sebuah kasus. Misalnya saat ia memutuskan untuk bersedia menangani kasus Ariel medio 2010-2011 lalu.
"Ternyata banyak yang harus dipertimbangkan ya, dipikirkan lebih dalam pendampingan seseorang," paparnya.
Boy pun mengaku mendapat banyak tantangan saat memegang kasus video seks Ariel dan Luna Maya. Ia selalu mendapat cemoohan saat menemani Ariel sidang di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat.
(fkh/mmu)










































