Peran mertua galak di 'Perempuan Pembawa Berkah' membawanya kepada image spesialis antagonis. Alhasil Perempuan berdarah Sunda-Irak dan Mongolia itu mendapat reaksi beragam ketika berada di tengah masyarakat.
"Sering banget dijutekin, waktu lagi diam aja pernah ada anak yang ngelihatin sambil bilang 'Mah itu kan ibu yan jahat banget di sinetron," ujarnya tertaa saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/201) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terkadang ada perasaan sedikit terjebak dalam karakter yang ia mainkan, hal itu tetap disyukurinya. "Mungkin memang katanya mukanya cocok ya. Yang aku heran selain antagonis peran aku selalu dijadiin lebih tua banget dari umur aku," jelasnya.
"Biar banyak yang jutekin tapi kan di situ justru aku bisa buktiin akting aku berhasil," sambungnya.
Beruntung, peran 'jahat'-nya di sinetron, Sabrina tak pernah mendapatkan perlakuan fisik yang tak mengenakan. "Untungya sih nggak pernah dicubit atau dijambak ha-ha-ha," jelas perempuan yang kini menjadi duta The New9Wonderful of Indonesia itu.
(kmb/ich)











































