Akibatnya, band pelantun 'Dendang Sufi' itu bahkan harus merayakan Hari Raya Idul Fitri di atas pesawat karena harus menuju perjalanan pulang. Wah!
"Lebaran kali ini kita di pesawat, pas hari itu ramai sekali. Tapi buat kita sama aja karena kita terbiasa sama-sama, 12 orang di pesawat pas lebaran asyik aja," cerita Mustafa saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (25/8/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sana banyak musik, kita banyak belajar alat musik sana, kita mau kembangin semua musik dan alat musik di sana untuk di sini, kalau ke sana nggak nambah ilmu malu dong," tambah pria bernama lengkap Mustafa Daood.
Banyak aktivitas yang berubah ketika berada di Turki selama 25 hari. Menjalankan ibadah puasa pun terasa begitu berkesan bagi para personel Debu. Seperti apa?
"Bedanya malamnya itu nggak tidur, jam 5 atau jam 6 baru tidur dan bangunnya jam 2 siang. Itu semua orang, karena aktivitasnya memang malam hari. Jadi puasanya juga panjang, 18 jam," tuntas Mustafa.
(kmb/ast)











































