Perasaan itulah yang dirasakan Ariel saat video seksnya muncul ke publik. Kepala seperti mau pecah, otaknya seperti tak bisa berhenti untuk berpikir dan sempat merasa ada kekosongan jiwa.
Itulah sepenggal kisah Ariel dalam buku 'Kisah Lainnya' yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia, Jakarta sesaat setelah Ariel bebas dari penjara. Ariel pun bercerita bagaimana pertama kalinya ia mengetahui video pribadi tersebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada hari-hari selanjutnya, Ariel hanya bisa berpikir pada satu hal. Yaitu, bagaimana dirinya bisa keluar dari permasalahan kasus video seks tersebut.
(fk/mmu)











































