Pongki mengaku tak terlalu masalah ketika ditinggal pembantunya. Menurutnya, mereka juga punya hak untuk bersenang-senang bersama keluarga saat musim liburan.
"Di keluarga kita yang kerja sama kita sudah seperti keluarga kita juga. Jadi apapun permasalahan mereka, kita memikirkan juga," tutur sang istri Sophie Navita saat ditemui di acara launching Top Kopi di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rutinitasnya kita bangun pagi agak lebih siang. Bangun, saya mandiin anak-anak, Sophie yang siapkan sarapan. Sophie lalu cuci pakaian dan yang jemur saya," ujar Pongki.
"Saya yang nyetrika, sore saya mandiin anak-anak. Sophie nyiapin buat makan malam. Anak-anak tidur, baru kita melakukan kegiatan romantis kita berdua, yaitu ngepel," tambahnya.
Menurutnya, tengah malam memang menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan lantai. Selain anak-anak sudah tidur, lokasi rumahnya juga berada di pinggir jalan sehingga di malam hari tak ada lagi debu.
"Anak-anak suka main di rumah, lari-lari. Kita rumahnya kebetulan di depan jalan jadi kemungkinan berdebu lebih besar," kisahnya.
Hal itu diamini Sophie. "Intinya pada saat musim mudik, saat pasangan lain tidur kita ngepel. Dia bolak-balik ngisi air ember, saya ngepel, jadi gantian," ujarnya.
(nu2/mmu)










































