"Memang saya tolak. Kalau saya terima, ini sudah berhenti. Artinya kami sudah kalah dan menerima saja apa kemauan mereka," ungkap Pak Raden saat ditemui di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Selasa (17/7/2012).
"Dari dulu mereka menganggap semua hak saya sudah hilang. Jadi saya tidak punya hak sama sekali," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sama sekali tidak berbantah-bantahan. Beliau sangat ramah sekali, lalu kita bicara banyak. Sampai sekarang hubungan saya dengan Pak Dahlan baik," akunya.
(nu2/ast)











































