Pengalaman mencekam itu dituangkan Farhan lewat akun Twitter-nya, @farhandeltafm. Ketika itu, Farhan baru saja selesai makan siang di KBRI Kabul, kemudian serangan terjadi.
Farhan bersama tiga orang wartawan Indonesia langsung mengamankan diri menuju bunker di Hotel Star Park. Ia berada 5 kilometer dari pusat serangan di Kabul Star Hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Farhan, Kabul Star hotel jadi pusat serangan karena ada di pinggir jalan protokol, dan banyak dihuni ekspatriat & dekat kedutaan negara barat. Tempat Farhan dan para wartawan lain pun dijaga ketat keamanan swasta bersenjata 24 jam dari Inggris.
Ia juga bersyukur atas koordinasi dan bantuan yang dilakukan KBRI untuk memastikan dirinya dan teman-temannya selamat. "Menlu RI akan pastikan & pantau langsung kepulangan kita ke tanah air, koordinasi dg KBRI luar biasa!" tulis Farhan lagi.
Farhan bersama tiga orang wartawan Indonesia lainnya tiba di Kabul 10 April lalu untuk memberikan pelatihan bagi staf Kementerian Antinarkoba Afghanistan dalam kerangka Colombo Plan.
(ich/mmu)











































