Pak Raden Tak Gagah Lagi, Ia Butuh Sang Dermawan

Pak Raden Tak Gagah Lagi, Ia Butuh Sang Dermawan

- detikHot
Sabtu, 14 Apr 2012 16:15 WIB
Pak Raden Tak Gagah Lagi, Ia Butuh Sang Dermawan
Jakarta - Siapa yang tak kenal tokoh Pak Raden dalam serial film boneka Si Unyil? Dia adalah Drs. Suyadi yang berada di balik beskap hitam, blangkon dan kumis tebal Pak Raden.

'Pak Raden' memang dikenal sebagai seniman yang sebagian hidupnya didedikasikan untuk dunia anak-anak. Tak berlebihan mungkin jika menilai 'Pak Raden' adalah orang yang memberikan 'nyawa' kepada boneka-boneka yang dulu sangat ditunggu kehadirannya oleh anak-anak di Minggu pagi itu.

Jika dalam serial Si Unyil, Pak Raden dikenal sebagai sosok yang 'galak'. Kali ini berbeda. Pria kelahiran Jember 28 November 1932 itu sudah begitu rapuh bahkan untuk menuntut hak dari karya ciptaannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah lebih dari sepuluh tahun, hak cipta Si Unyil memang sudah tak berada dalam genggamannya. Demi sesuap nasi, 'Pak Raden' pun terpaksa turun dari kursi rodanya, menuntut haknya yang telah hilang.

"Selain bicara soal hak cipta, Pak Raden akan menyanyi seadanya. Dia pilih lagu 'Iwak Peyek' sebagai lagu pembuka, karena baginya lagu itu selalu membuatnya yakin bahwa hidup sederhana bisa dibuat meriah," seperti dalam rilis yang diterima detikHOT, Sabtu (14/4/2012).

Acara galang dana untuk 'Pak Raden' itu terbuka untuk umum. Selain menyanyi, ada juga penjualan buku dan lukisan karya 'Pak Raden'. Galang dana tersebut akan digelar pada Sabtu 14 April 2012 di kediamannya, Jalan Petamburan 3 No 27, Slipi, Jakarta Pusat.

(nu2/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads