Tapi, kerja sama itu sepertinya tak berjalan lancar. Pihak Ariel melalui kuasa hukumnya Sunan Kalijaga menggugat content provider tersebut karena ketidakjelasan pembagian royalty.
"Jadi, Ariel Peterpan yang suka bikin karya tulis itu bekerja sama dengan satu content provider yakni PT Hypermind," jelas Sunan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (4/4/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut manajeman Ariel, ada indikasi yang tidak beres. Ini karya tulis, bukan lagu. Tulisan dia seperti kalimat-kalimat yang romantis atau apalah itu," ujarnya lagi.
Meski mengaku tak banyak mengalami kerugian, Sunan meminta agar pihak PT Hypermind transparan masalah royalty. Sebelumnya Sunan sudah melayangkan somasi ke pihak PT tersebut tapi tidak mendapat tanggapan.
"Saya selaku kuasa hukum dari manajemen Ariel Peterpan sudah melayangkan somasi atau memberikan surat teguran kepada PT tersebut Senin kemarin. Tapi kurang ditanggapi, kurang baik sayangnya mereka," paparnya.
Layanan konten berisi SMS Ariel itu dibuka sejak Januari lalu. Pelanggan mendaftar dengan biaya tertentu per SMS, dan akan mendapatkan kiriman sebanyak 3 SMS per minggu.
(fk/mmu)











































