Pasangan yang menikah pada Februari 2010 lalu itu sepakat berpisah dan memilih untuk bersahabat. Tamara resmi mendaftarkan gugatan cerainya yang bernomor 195/Pdt.g/20R/PN.JKT Sel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Senin (2/3/2012).
Berbeda dengan perceraian sebelumnya dengan Tengku Rafli, kali ini Tamara sepertinya ingin langsung berterus-terang dan tak ingin dikejar-kejar pewarta. Tamara langsung menggelar jumpa pers untuk menjelaskannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa itu masalah privacy, kita di sini untuk membahas kesepakatan kami untuk berpisah baik-baik," kilah Tamara dengan tenang.
Sikapnya sangat tenang saat menjawab pertanyaan bertubi-tubi dari wartawan. Tak pelak hal itu pun menjadi pertanyaan tersendiri bagi wartawan. Namun, Tamara lagi-lagi hanya menjawab diplomatis.
"Ini adalah kesepakatan kita bersama, sudah lama kita pikirkan masak-masak. Dan kita putuskan kita memang rasanya lebih baik berteman," ujar Tamara yang tampak dengan blazer hitam.
Sementara Mike yang digugatnya tak banyak bicara. Ia hanya sesekali menimpali.
'Lebih pantas bersahabat', begitu jawaban Tamara dan Mike terkait penyebab perceraiannya itu. Mereka juga berulang-ulang menegaskan bahwa tak ada faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau pihak ketiga di balik prahara rumah tangga mereka.
(kmb/mmu)











































