Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Rabu (28/3/2012).
"Sampai saat ini terlapor masih mengirim ancaman dan hinaan terhadap pelapor melalui SMS, yaitu salah satunya berbunyi 'perempuan penampung sperma', 'perempuan jual diri' dan lain-lain," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlapor melihat pelapor serta memukul dan menampar muka pelapor berkali-kali," paparnya.
(fk/mmu)











































