Meski sering dicomblangi oleh teman-teman ibundanya bukan berarti Nuri langsung mengiyakan. Baginya tetap, hatinya yang memilih cocok atau tidaknya pria yang dijodohkan padanya.
"Mama sih enggak (jodohin), tapi teman-temannya mama kalau ada anaknya yang jomblo suka pengen dikenalin, suka iseng-iseng gitu. Tapi, kalau dari aku hati nggak bisa dipaksa ya," tutur Nuri saat dijumpai di Studio BepBop, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nuri mengakui, sikapnya itu merupakan dampak dari trauma atas kisah-kisah cintanya sebelumnya. Tapi, menurutnya rasa trauma itu sebetulnya baik untuknya agar bisa lebih berhati-hati dalam memilih pasangan.
"Pasti ada traumatik untuk bisa move on, pokoknya harus lebih baik," paparnya.`
(fk/mmu)











































