"Aku angkat tema tentang pengaruh bersyukur dan kebahagiaan pemulung di Jakarta. Aku dekat dengan komunitas pemulung di Jakarta," ujarnya saat ditemui di jumpa pers 'Konser Shalawat untuk Negeri' di Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2012).
"Aku tertarik untuk tahu banyak mengenai kehidupan perang dengan kekurangan tapi selalu bahagia," tuturnya melanjutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak pemulung aku suka ngajar juga. Jadi ada beberapa komunitas," tuturnya lagi.
Bagi Sulis, pendidikan merupakan hal terpenting untuknya. Sulis sadar dunia hiburan tak akan selalu bisa diandalkan.
(kmb/yla)











































