Anang memang tak mau terlalu memaksakan kehendaknya pada anaknya itu. Sebagai seorang ayah, ia pun hanya bisa mengarahkan anak pertamanya itu.
"Aku hanya pengantar dan aku hanya mengarahkan agar dia dapat sekolah dengan baik," ujarnya saat ditemui di RCTI, Jakarta Barat, Senin (30/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia sering bolos karena capek, sejauh ini komunikasi kami terbatas, tapi saya berusaha jadi teman buat curhat. Saya sering bilang jangan jadikan kecantikan dan kepopuleran terus sekolah keteteran. Sekolah nomor satu dan dia pasti nggak akan kehilangan kesempatan jadi bintang," kisah KD beberapa waktu lalu.
(nu2/mmu)











































