10 "Korban" Komisi Penyiaran Indonesia (2)

10 "Korban" Komisi Penyiaran Indonesia (2)

- detikHot
Kamis, 19 Jan 2012 20:30 WIB
10 Korban Komisi Penyiaran Indonesia (2)
Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menegur artis-artis yang kerap tampil seksi. Setelah Nikita Mirzani, Julia Perez pun mendapat surat teguran.

Bukan hanya kali ini saja KPI 'beraksi'. Sebelumnya lembaga yang diketuai oleh Dadang Rahmat Hidayat itu sudah memakan "korban" beberapa program di stasiun TV swasta, juga beberapa artis lainnya.

Apa dan siapa saja mereka?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Nikita Mirzani

Dalam surat teguran bernomor 04/K/KPI/01/12 tertanggal 9 Januari 2012, Nikita Mirzani disebut sebagai objek yang melakukan tindakan eksploitasi tubuh berlebihan, terutama bagian dada. Penilaian itu merujuk pada penampilan Nikita di acara 'Kakek Kakek Narsis' yang tayang di Trans TV pada 26 Desember 2011.

Nikita menanggapi teguran yang datang padanya. "Karena aku terlihat besar dadanya, jadi mungkin terkesan diekploitir. Padahal dadaku sudah gede, gerak sedikit aja ya pasti goyang," ujarnya.

2. Ciuman KD-Raul

Pertengahan 2010, Krisdayanti dan Raul Lemos untuk pertama kalinya mengumumkan hubungan mereka. Ketika itu, KD dan Raul "tak sengaja" mempertontonkan ciuman mesra mereka di depan awak infotaiment.

Alhasil, 7 tayangan infotaiment mendapat teguran dari KPI karena dinilai mengumbar kemesraaan berlebih dari KD dan Raul.

"Kita menegur anak infotainment yang menyiarkan adegan ciuman KD dan RL. Sudah banyak sekali aduan yang masuk ke kami," ujar Ketua KPI Dadang Rahmat Hidayat waktu itu.

3. Julia Perez

Setelah Nikita Mirzani mendapat teguran dari KPI karena kerap tampil seksi, giliran Julia Perez menerima teguran serupa dalam waktu berdekatan.

Julia Perez ditegur karena dianggap mengeksploitasi bagian payudaranya di program talkshow 'Tri Angels' milik ANTV. Dalam surat bernomor 22/K/KPI/01/12 itu, KPI menilai adegan close-up payudara Jupe di acara yang tayang pada 28 Desember 2011 itu terlalu vulgar dan tidak pantas.

Jupe membantah berpakaian seksi dalam acara tersebut. Ia malahan menilai teguran itu ditujukan kepada juru kamera bukan kepadanya. "Saya lebih melihatnya bukan ke saya. Kan yang kena justru cameraman-nya yang nge-shoot," tutur Jupe.


4. Tukul (Empat Mata) dan Bukan Empat Mata

Soemanto si manusia kanibal menjadi bintang tamu di sebuah episode 'Empat Mata', talkshow yang dipandu pelawak Tukul di Trans 7. saat itu, Soemanto beraksi spontan memakan ikan hidup. Gara-gara itu, KPI pun menyetop tayangan tersebut pada akhir 2008.

Namun, tayangan itu segera kembali ke layar dengan nama baru, 'Bukan Empat Mata'. Dan, lagi-lagi Tukul "bikin ulah" hingga pada Juni 2009 KPI kembali turun tangan, menghentikan sementara acara 'Bukan Empat Mata'.

5. Extravaganza dan 4M

Program komedi 'Extravaganza' yang ditayangkan Trans TV juga menjadi 'korban' dari KPI. Karena dinilai mengandung unsur pelecehan, program itu akhirnya distop pada Juli 2008.

Tak hanya 'Extravanganza', program talk show 4M (Makin Malam Makin Mantap) yang tayangkan ANTV juga harus distop karena dinilai mengandung unsur pornografi. Sang Suster Hepi yang diperankan Dwi Purtantiwi dinilai latah jorok.

Alhasil, 4M pun distop oleh KPI pada Oktober 2010.

(fk/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads