Ayah Indra menghembuskan napas terakhir di kediamannya kawasan Tebet Utara, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2011) sekitar pukul 07.00 WIB. Indra berada di samping ayahnya sejak semalam sebelumnya.
"Kondisi badan rendah, berat badan turun, batuk nggak sembuh-sembut, pergi ke Jakarta - Bandung pulang pergi berobat. Info dokter paru. Saya paksain untuk cek, ternyata kanker. Sejak dari situ intensif ke rumah sakit," ujar Indra ditemui di rumah duka, Senin (26/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngerokoknya sangat kuat. Waktu sakit masih bandel ngerokok. Nggak ada info ke keluarga punya sakit paru-paru nggak boleh ngerokok, kanker stadium 3,4 langsung syok. Divonis tinggal 5 bulan," jelasnya.
Duka masih dirasakan Indra. Namun ia berusaha untuk ikhlas menerima kepergian sang ayah tercinta. Seperti apa sang ayah di mata Indra?
"Orangnya tegas, kalau salah ya salah. Dia orangnya sangat bertanggung jawab sama keluarga, lihat sendiri gimana perjuangan hidupin keluarga. Humoris juga, nurun ke aku juga," tuturnya.ο»Ώ
(yla/yla)











































