Kabar tersebut pun makin diperkuat oleh sumber Unit Jatrantas Polda Metro Jaya yang menyebut Anang dan Ashanty memang melaporkan penipuan itu. Sejak Oktober lalu, keduanya telah mengeluarkan uang untuk menggelar konser tersebut.
Namun hingga kini konser yang direncanakan digelar di Beijing, Cina itu tak kunjung terlaksana. Hingga akhirnya, sejoli itu pun melaporkan penipuan tersebut ke Polda Metro Jaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut manajer Anang, Yuni membenarkan bahwa Anang memang menjadi korban penipuan. Namun ia tak berani memberikan keterangan labih jauh.
"Tepatnya tertipu, tapi saya belum dapat kejelasan," ujar Yuni.
Sumber kepolisian juga mengungkapkan, pelaku penipuan yang berinisial 'UR' telah berhasil ditangkap. Bahkan Anang dan Ashanty disebut turut andil dalam penangkapan itu.
Lantas mengapa Anang dan Ashanty seolah menutup-nutupi kasus penipuan tersebut?
(kmb/kmb)











































