Kerap disapa KC (baca: Kesie), wanita kelahiran 1 Agustus 1982 itu adalah brand ambassador produk penyedap masakan Royco. Wajahnya diakrabi pemirsa televisi di Tanah Air lewat acara 'Cooking in Paradise' yang dibawakannya selama kurang lebih 4 bulan.
Sayang, karena banyaknya aktivitas yang ia jalani, dengan amat terpaksa ia harus mengorbankan program acaranya tersebut. "Yah, dulu pas lagi bawain acara 'Cooking in Paradise' itu aku juga baru buka resto dan harus mengurusi banyak karyawan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada detikhot, KC menceritakan perjalanan kariernya sebagai chef yang dibilangnya tak mudah. Bagaimana tidak, sebelumnya ia justru telah mengenyam pendidikan ekonomi di Universitas Tarumanegara hingga menadapat gelar sarjana.
Padahal, sejak kecil hingga duduk di bangku SMA sudah terlihat bakatnya di bidang masak-memasak. Ia suka sekali membaca majalah dan buku-buku resep koleksi sang ibunda. Namun, lagi-lagi karena nasihat orang tua yang membuat ia harus melewati jalan berliku itu.
Setelah mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada 2003, ia bahkan sempat mengikuti Officer Development Program di Panin Bank. Itu juga tak berjalan lama karena memang jiwanya tak sesuai dengan bidang pekerjaan seperti itu.
"Akhirnya mamaku melihat semua itu. Dia mengizinkan aku untuk bersekolah lagi untuk mengambil sekolah chef, ngambil jurusan pastry & baking di Shatec, Singapura," jelas sahabat dekat chef Farah Quin itu.

Ia pun berhasil menyelesaikan program diplomanya di SHATEC Singapura dengan IPK 3,95. Dengan keberhasilan dan pencapaiannya itu, KC tak lantas berpuas diri. Ia terus berusaha mencari ilmu dengan cara mengikuti beberapa kegiatan dan dipercaya untuk mengikuti kompetisi chef yang bertaraf internasional.
Salah satunya adalah Prima Baking Industry Training di Singapura dengan sertifikat Cake Decorating. Ia juga pernah menduduki peringkat kedua dalam ajang kompetisi Californian Raisins 2006. Bahkan ia juga sempat mendapatkan beasiswa Cocoa Barry dari World Gourmet Summit 2008 untuk mempelajari 'all about chocolate' di Paris selama tiga pekan.

Kini KC kembali ke Indonesia untuk berkarier dan mengabdikan ilmunya kepada masyarakat luas. Kebetulan, situasi pun kini mendukung. Industri reality show di televisi telah mempopulerkan profesi chef yang selama ini tertutup ruangan dapur.
Tidak hanya itu, televisi juga telah melahirkan kembali para chef sebagai selebriti baru, yang tak kalah glamor dibandingkan dengan artis sinetron. Bagaimana KC melihat semua itu?
"Saya hanya ingin berbagi pengalaman dan men-share apa yang aku punya. Orang mau menyebut aku sebagai chef selebritis, itu terserah. Yang terpenting aku bisa bermanfaat untuk semua," ujar wanita yang mengidolakan chef Pierre Gagnaire asal Perancis itu.
(rac/hkm)











































