Hal itu disebabkan karena dirinya yang terbiasa menggantungkan setiap kegiatannya kepada sang suami. Namun, ia berusaha keras untuk melalui semua itu.
"Ramadan tahun ini sangat berat. Kenangan sama mas Adjie banyak sekali. Karena saya mualaf, ini tahun ketiga saya menjadi seorang mualaf kalau tanpa mas Adjie ini tahun pertama. Berat tapi harus saya jalani," ucapnya saat ditemui di kediamannya di Taman Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (7/8/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia yang membangunkan kami sekeluarga saat sahur. Kalau buka puasa juga biasanya kita jalan-jalan ke mall menghabiskan waktu," ingatnya seraya tersenyum.
(wes/hkm)











































