"Ya mungkin karena aku nggak terlalu suka yang cari-cari sensasi gitu. Makanya nama aku nggak terlalu terkenal kali ya," ujar gadis kelahiran Jakarta 16 Desember 1989 itu sambil tertawa.
Gita memang menolak peran-peran yang sifatnya "buka-bukaan". Ia mempunyai batasan-batasan tersendiri untuk hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Batasan yang dimiliki oleh Gita sebenarnya tak terlalu rumit. Pada prinsipnya sama seperti batasan umum orang dalam melihat keseksian, buka-bukaan atau porno. Yang terpenting menurutnya jangan sampai memperlihatkan organ-organ vital.
Gita berprinsip seperti iut bukan lantaran dilarang sama orangtua, melainkan kesadaran dari dirinya sendiri. Sebagai pribadi yang dewasa, Gita memang ingin menentukan dan memilih mana yang baik dan mana buruk untuk diri dan masa depannya. Beberapa tawaran main film pun dengan berat hati ditolaknya karena tak sesuai dengan keinginannya.
"Tahu sendirikan, film sekarang banyak yang horor, tapi begitu (banyak adegan buka-bukaan -red). Mungkin karena alasan itu juga kali ya aku jarang dapet tawaran untuk main film lagi," ujarnya sambil kembali tertawa.
(rac/mmu)











































