Namun, pihak keluarga yang telah 'diperbolehkan' menemui Arumi tersebut bukanlah ayah dan ibu kandungnya. Melainkan tantenya, Lusi.
Kendati bisa bertemu, Lusi masih merasa belum puas. "Saya yakin pertemuan itu nggak optimal dan mendalam," ujarnya saat ditemui di Kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun setidaknya Lusi mewakili keluarga kini bisa memastikan bahwa Arumi baik-baik saja.
Β "Mungkin Arumi sudah mengkondisikan diri, jadi terlihat lebih siap. Tapi selanjutnya Arumi lebih cengeng," katanya seraya tertawa.
Diceritakan, saat bertemu, Arumi langsung memeluk Lusi. Di sana Lusi membujuk Arumi untuk segera pulang ke rumah dan bertemu dengan ayah ibunya.
"Dia nangis, dia paham sekali. Cuma butuh waktu aja," kata Lusi.
(ebi/mmu)











































