"Kondisinya stres, dan dokter dari Polda sudah datang memeriksa," ujar ibunda Daniel, Eny Pasaribu saat dihubungi wartawan via ponselnya, Kamis (24/2/2011). Sampai saat ini, Eny dan keluarga besarnya tengah mencari keadilan dan mengupayakan pembebasan Daniel.
Sebelumnya Daniel, melalui Joy Tobing melapor ke Biro Provost Polri, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2011). Joy merasa belum mendapatkan keadilan dari pihak kepolisian. Ia menuding oknum pejabat bernama Nazaruddin yang memerintahkan agar Daniel segera dipenjara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Senin (28/2/2011) pekan depan akan digelar sidang pra peradilan atas tuntutan Daniel yang berpendapat, penangkapan atas dirinya yang dilakukan Polda Metro Jaya sangat janggal.
(ebi/mmu)











































