Ruang kerja Adjie di lantai dilantai tersebut menjadi saksi bisu kisah cinta dan kehidupan berpolitik Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh. Di ruangan yang berukuran 3x3 meter itu terpajang foto Angie dan anaknya, Keanu Massaid. Banyak juga buku-buku pribadi Adjie.
Kini ruangan itu kosong melompong. Barang-barang Adjie sudah diangkut Angie, Jumat (18/2/2011) siang kemarin. Angie datang bersama sang adik, Maya dan beberapa saudara Adjie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruangan tersebut, diakui Angie dengan mata berkaca-kaca, mempunyai kenangan yang tak terlupakan. Ruangan tersebut pertama kali timbul benih-benih cinta antara mereka.
"Nanti juga ada yang menggantikan, ruangan ini dari kita pacaran sampai menikah dan punya anak. Dan paling berkesan perjalanan cinta kita berdua. Sampai sekarang saya masih bisa rasakan meski nanti ruangan ini tidak mungkin saya datangi lagi," kata Angie.
Angie selalu membayangi mendiang suaminya ada di sampingnya. Maka itu ia mengakui sampai saat ini belum bisa mengikhlaskan kepergian pria yang menikahinya pada 29 April 2009.
"Saya sangat berat ditinggalkan Mas Adjie. Selain suami, Mas Adjie juga sebagai sahabat, teman berpolitik, dan dia adalah teman setia saya selama kita masih hidup. Mas Adjie teman politik bukan yang berkhianat dan itu sangat berat, dari beli rumah, ke kantor sampai ke sini berat sekali rasanya,"Β jelas Angie.
Adakah kenangan terindah dengan Adjie? "Waktu pacaran dan pas ribut (ruangan ini) yang selalu mendamaikan kan kita. Jadi memang tempat ini menjadi hal yang indah dan setelah kita ribut kita baikan. Maka cinta kita semakin kuat serta menyatu. Kita selalu diskusi politik, terlalu banyak kenangan untuk susah dilupakan pada saat kembali ke DPR dan saya berusaha mengumpulkan jiwa saya,"
ujarnya. (ebi/ebi)











































