'Kang Dadang' menceritakan bagaimana sosok dirinnya sebenarnya. Epy mengaku termasuk orang yang introvert alias pendiam dan tertutup.Β Oleh karenanya, jika ada masalah Epy cenderung tidak berbagi kepada orang lain. Bahkan kepada ibu maupun saudara dan teman-teman dekatnya.
"Penuh dengan tekanan batin mungkin. Saya itu introvert. Sekarang (masalah) numpuk di pikiran," jelasnya saat disambangi detikhot di kediamannya di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Epy bercerita pernah mengenyam pendidikan jurusan ilmu administrasi negara di sebuah kampus ternama, tapi tidak lulus. Penyebabnya bukan karena tidak bisa mengikuti mata kuliah yang diajarkan. Namun, ia merasa otaknya sangat pas-pasan untuk 'mengurusi' negara kelak.
"Sampai di masa kuliah pun nggak mau ngerjain tugas-tugas yang berat. Maunya yang ringan-ringan aja. Nggak mau mikir, eh besoknya nilainya E, nggak lulus. Tapi saya cuek," kenangnya.
Sampai akhirnya Epy kemudian kuliah lagi, kali ini di jurusan seni peran Institut Kesenian Jakarta. Namun, lagi-lagi tidak sampai lulus karena ia tidak bisa mengerjakan skripsi.
"Jadi otak saya memang dari dulu kayak gitu, nggak bisa mengerjakan yangΒ berar-berat. Saya ingat curhat sama dosen seni peran, kayaknya saya punya virus. Kalau menghadapi persoalan itu kayak cuek banget. Jadi itulah yang menyebabkan tumor itu, jadi nge-drop," paparnya.
(ebi/mmu)










































