"Masya Allah, ini benar-benar menampar wajah masyarakat Kepri atas kasus pemerkosaan ini. Pelaksanaan FFI telah membuat malu dan menodai masyarakat kita. Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata Ketua MUI Kepri, Tengku Azhari Abbas dalam perbincangan dengan detikhot Senin (29/11/2010).
Selain harus menghukum berat pelakunya, MUI Kepri juga meminta pertanggungjawaban PARFI Kepri di bawah pimpinan, Gustian Riau. PARFI Kepri dianggap bertanggungjawab karena mereka lah yang merekrut korban pemerkosaan Robby.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tidak bisa lepas tangan," urai Tengku Azhari.
MUI Kepri meminta pihak kepolisian untuk mengusut pelaku perkosaan dan PARFI Kepri dalam masalah ini. "Kasus perkosaan ini harus dituntaskan di Batam, jangan sampai dibawa ke Jakarta," katanya lagi.
Tengku Azhari sangat menyayangkan adanya tindakan asusila yang dilakukan artis pendukung FFI. Menurutnya seharusnya artis tersebut menjaga nama baik FFI.
"Mestinyakan artis yang tergabung dalam FFI harus saling menjaga nama baik, bukan malah berbuat asusila. Kasus perkosaan ini sangat memalukan masyarakat Kepri akibat ulah artis itu," tandasnya. (cha/eny)











































