Ditemui di sela-sela kunjungan kerja Komisi IX ke Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (1/11/2010), Rieke mengaku menangis saat mendengar kabar Mbah Maridjan meninggal. Saat itu, Rieke baru saja tiba di Kuba dalam rangka kunjungan kerja (kunker) bersama anggota DPR RI lainnya.
"Saya dapat kabar pas sampai (di Kuba). Saya sampai nangis waktu tau Mbah Maridjan meninggal," ujar Rieke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tahu dia sebagai orang yang sederhana dan bisa jadi contoh sebagai pemimpin," ungkapnya.
Di matanya, sosok kesederhanaan itulah yang membuat Mbah Maridjan sulit dilupakan. "Dengan kesederhanaannya itu dia mau memperpanjang kontrak iklan. Hasilnya dibagikan ke kampung-kampung di sekitar Merapi," jelasnya.
(ors/ebi)











































