"Saya sangat menentang keras. Kenapa harus perawan? Seharusnya yang dilihat bagaimana si anak di sekolah prestasinya, mau pintar atau tidak kan bukan dinilai moral dan ahlak," tukasnya saat dihubungi detikhot melalui telepon Jumat (1/10/2010).
Menurut Jupe, jika ingin mencegah seks bebas, bukan tes keperawanan yang dilakukan. Seharusnya para remaja diberikan pengertian tentang pendidikan seks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tes keperawanan di mata bintang film 'Hantu Jamu Gendong' itu sangat tidak efektif. Jika memang ingin memberikan bimbingan, sekolah bisa lebih mengefektifkan kinerja guru BP.
"Masalah perawan ini kan bukan hanya karena hubungan seks. Perawan itu bisa hilang tanpa si anak ketahui, bisa saja karena jatuh atau hal lain," tutur Jupe.
Berkaca pada pengalamannya, Jupe pun menyarankan pada kaum remaja agar mengalihkan pikiran mereka dari seks dengan hal-hal positif. "Kayak olahraga, lari dan karate," tandasnya.
(eny/eny)











































