"Polisi harus minta izin ke presiden karena saya kan anggota DPD. Saya sudah punya pengacara," ujar perempuan yang kini terjun ke dunia politik itu saat dihubungi wartawan melalui telepon Jumat (24/9/20100.
Ditegaskan Poppy, dia sama sekali tidak gentar dengan laporan polisi yang telah dibuat Dadang di Polda Metro Jaya. Tuduhan menyandera anak Dadang bernama Gadis pun dibantahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka itu maunya pinjam Gadis terus dipulangin. Enggak bisa dong, kan Gadis musti terapi," jelas perempuan yang kini berkiprah di panggung politik itu.
Dituturkan Poppy, Gadis, hanyalah satu dari sekian banyak anak yang diasuhnya. Sejak dulu, ia memang banyak mengurus keponakan-keponakannya.
"Jadi bukan Gadis saja. Sekarang di rumah saya yang saya kuliahkan banyak. Kalau sekolah atau kuliah silahkan," jelasnya.
Ditambahkan Poppy, Gadis yang kini tengah menjalani terapi bicara dan berjalan, tidak mau ketemu Dadang bukan karena pengaruhnya. "Kemarin saya bilang, Gadis ini ada papa Dadang mau ketemu, dia kejer lho nangis. Dia nggak mau, apalagi dia tahu kalau tantenya dipukulin. Dia denger karena jadi omongan keluarga," urai perempuan yang juga merancang busana itu.
(eny/eny)











































