Pengakuan Qory tersebut dibeberkan oleh Malik Bawazir, kuasa hukum Qory saat ditemui di Jalan Kartika Alam II, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2010) malam.
"Memang selama ini berdasarkan pengakuan Qory, hidupnya sangat banyak tekanan di tengah keluarga yang broken home. Terus terang saya kasihan buat seorang perempuan," kata Malik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seharusnya ibunya bangga dengan kondisi dia yang penuh tekanan masih sanggup berprestasi dan mengharumkan nama keluarga, mengharumkan nama bangsa juga," jelas Malik. (ebi/ebi)











































