"Boleh dibilang apa yang dia ceritakan kepada saya kemarin, aduh sangat memprihatinkan. Ini terus terang seperti kisah Manohara yang terjadi di negeri kita sendiri terhadap seorang Puteri Indonesia," ujar Malik Bawazir, kuasa hukum Qory ditemui di Jalan Kartika Alama II, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2010).
Sayangnya Malik belum mau membuka kisah pahit Qory tersebut. Menurut Malik malah seharusnya ibunda Qory, Fariyawati, bangga dengan putrinya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada niat sedikitpun dari Qory untuk melarikan diri dari rumah. Namun begitu mendengar ibundanya bicara tentang banyak hal yang menurutnya tidak benar, Qory pun bingung. Dara 19 tahun itu juga menyangkal dipengaruhi siapapun.
"Saya mau pastikan bahwa klien saya tidak dalam tekanan siapapun. Klien saya harus merasa free secara hak asasi manusia dia harus juga dihargai," jelas Malik.
(yla/yla)











































