"Saya sangat sayang kedua orangtua saya," ujarnya saat ditemui di sela-sela acara pelepasan mudik tukang jamu gendong bareng Mustika Ratu di halaman Gedung Tirta Mustika Ratu, Jl Raya Bogor, Ciracas, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (8/9/2010).
Ditegaskan mahasiswi Sastra Prancis Universitas Indonesia itu, ia tidak mungkin melakukan hal-hal yang disebutkan oleh ibunya, Fariawati. Hal-hal itu adalah mandi kembang dan menyimpan benda-benda berbau mistis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada detikhot Senin (6/9/2010), Qory sudah membantah pernyataan ibundanya tersebut. Rabu ini, ia pun kembali mengatakan hal serupa. Namun meski tidak sepaham dengan sang ibu, Qory tetap sayang padanya.
(eny/iy)










































