Namun ternyata Julia tidak memeluk Hindu karena film yang diangkat dari memoar Elizabeth Gilbert itu. Ibu tiga anak itu mengaku sudah tertarik Hindu sejak lama sebelum ia membaca 'Eat Pray Love'. Namun saat itu ia tidak mengungkap keyakinannya itu karena teringat pesan sang ibunda.
Perempuan tercantik di dunia versi People itu dinasihati sang ibu agar tidak membicarakan masalah agama ataupun politik. "Ibu pernah memberi nasihat 22 tahun lalu, kamu seorang aktris, aktinglah saja. Jangan bicara tentang politik ataupun agama," kata Julia saat promosi film 'Eat Pray Love' di Jepang seperti dilansir npr, Kamis (19/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Julia pun tidak merencanakan melakukan perjalanan spiritual seperti yang dilakukan tokoh yang diperankannya, Elizabeth. "Tidak, tidak berubah. Saya baik-baik saja," kata Julia.
'Eat Pray Love' mengisahkan Elizabeth yang frustasi setelah bercerai dari sang suami melakukan perjalanan spiritual untuk menemukan jati diri. Elizabeth pergi ke Italia, India dan Bali Indonesia. Julia telah membaca buku Elizabeth itu sebelum ia dilamar untuk membintangi film 'Eat Pray Love'.
Baru-baru ini pemimpin gereja Katolik di Washington DC pun mengkritik 'Eat Pray Love' sebagai sebuah kegagalan karena telah mengabaikan agama khususnya Katolik. Gereja juga kecewa karena Julia yang tumbuh dalam keluarga Katolik beralih menjadi Hindu.
Gereja Katolik mengkritik Julia melewatkan mengunjungi gereja saat syuting di Roma, Italia. Dengan melewatkan gereja, Julia otomatis tidak mendapatkan pengetahuan tentang Katolik yang lebih baik. "Julia gagal mencari bimbingan spiritual di Roma, Italia," kata pejabat Gereja Katolik Washington. (iy/eny)











































