Hal itu diutarakan Ketua Perlindungan Anak Indonesia Hadi Supeno saat berbincang dengan detikhot, Selasa (3/8/2010). Menurut Hadi, konser Ariel merupakan tindakan provokasi di tengah gerakan penghapusan pornografi.
"Kalau mereka sahabat sejati, mestinya bisa membantu Ariel untuk segera mengakui seluruh perbuatan pornografinya dan meminta maaf kepada masyarakat, khususnya anak-anak," jelas Hadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konser tidak akan menolong Ariel, tetapi justru akan menjebak Ariel dalam kesulitan. Dia merasa memperoleh support, sehingga tidak kooperatif dengan aparat hukum. Ariel butuh bantuan untuk supportif, bukan sensasi provokatif yang bisa memancing kelompok lain untuk melakukan hal yang sama dalam menolak pembebasan Ariel sebelum dia clear urusan hukumnya," paparnya.
(ebi/iy)










































