Dilansir US Weekly, Rabu (7/6/2010), Lohan diperintahkan pengadilan untuk masuk penjara selama 90 hari. 90 hari itu terbagi tiga, pertama 30 hari untuk aksinya mengemudi dalam pengaruh alkohol, 30 hari untuk penangakapan kedua karena sebab yang sama dan 30 hari karena aksinya yang ceroboh saat menyetir mobil.
Rupanya hukuman 90 hari penjara itu pun belum cukup untuk Lohan. Setelah bebas, ia masih harus menjalani 90 hari program rehabilitasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut Steve, Lohan kemungkinan besar tidak akan benar-benar berada di penjara selama 90 hari. Ia bisa jadi hanya akan menginap di bui selama 22 hari. Putri Michael Lohan itu mendapat keringanan karena penuhnya penjara dan dia juga dianggap tidak melakukan kejahatan yang berbahaya.
Ketika tahu dirinya harus masuk penjara, dalam sidang kasusnya, Lohan pun menangis. "Apakah ini serius?," begitu tanyanya pada pengacaranya, Shawn Chapman Holley.
Sebelum sidang kasusnya berakhir, dengan berurai air mata, Lohan pun sempat memberikan pernyataannya. "Aku sudah berusaha melakukan yang terbaik. Bukannya aku tidak menghargaimu. Aku sudah melakukan semua yang harus aku lakukan dengan sepenuh hatiku. Aku pun tidak menganggap ini sebagai lelucon...ini adalah hidupku," urainya.
Namun ucapan Lohan tersebut rupanya tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Cheryl Marshall, wakil dari Right On Programs Inc, tempat Lohan seharusnya menjalani rehabilitasi, memberikan kesaksiaannya tentang mangkirnya bintang 'Freaky Friday' itu.
Menurut Cheryl, aktris yang pernah menjadi lesbian itu sudah tujuh kali absen menjalani kelas pelajaran tentang alkohol. "Dia tidak menghargai," katanya dalam sidang Lindsay Lohan di Pengadilan Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat, Selasa (6/7/2010).
(eny/eny)











































