"Aku belum berkeluarga, papa belum lihat cucunya, belum lihat anak-anaknya berbahagia," tutur Roger saat ditemui di rumah duka RS Dharmais, Jakarta Barat, Senin (28/6/2010).
Meninggalnya sang ayah, diakui Roger memang cukup mengejutkannya. Pada Minggu (27/6/2010) sore, Johnny tiba-tiba mengeluh pusing. Almarhum kemudian minta dipijat oleh pembantu rumah tangganya. Saat dipijat itu, perancang busana tersebut mendadak kejang-kejang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama setahun ini, kata Roger, ia memang kerap berpikir bagaimana kalau ayahnya meninggal. "Apa aku siap menjalani hidup ini tanpa papa. Tapi aku sudah siap," katanya lagi.
Saat ini jenazah ayah Roger disemayamkan di rumah duka RS Dharmais, Jakarta Barat. Menurut Roger, mungkin almarhum ayahnya akan ada di sana sampai Selasa (29/6/2010) atau Rabu (30/6/2010) mendatang.
(eny/eny)











































