Budayawan Erwan Suryanegara bersama sejumlah seniman lain mengadakan acara doa bersama di kediamannya, Jl Anggada, Kalidoni, Palembang, Sabtu (19/6/2010) malam. Erwan percaya beredarnya video tersebut puncak dari kemunduran bangsa.
"Kebetulan kawan-kawan seniman di sini percaya video porno itu dosa, baik yang membuatnya, menyebarkannya, maupun yang menonton. Jadi kami mohon ampun, dan semoga Tuhan mengampuni dosa kita," ujar Erwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita menghargai sikap itu, tapi kalau hukum adat seperti ruwatan itu merupakan tradisi rakyat di Nusantara sejak dulu terhadap mereka yang mencoreng moral suatu masyarakat atau komunitas. Kami pikir sebagian besar rakyat Indonesia tercoreng dengan video porno itu," ujarnya.
Erwan lebih tidak setuju jika Ariel, Luna Maya juga Cut Tari jika terbukti bersalah harus dihukum secara formal. Karena tidak semua orang menganggap video porno bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan.
(yla/yla)











































