Luna menyatakan mundur sebagai bintang Lux melalui sambungan telepon kepada pihak Lux, Jumat (11/6/2010) pekan lalu. Dalam pembicaraan telepon itu juga dibicarakan soal kasus video porno mirip Luna.
"Sempat ada pembicaaan masalah video. Kalau video itu Luna atau bukan, bukan kapasitas kami untuk menjawab. Masalah apa pun masalah itu adalah hak kepolisian. Tapi dia tegaskan tidak terlibat di video itu," kata Head of Corporate Communication Lux Maria Dewantini, saat menggelar jumpa pers di Kantor Unilever di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (14/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mengundurkan diri dari bintang Lux, berarti Luna telah melanggar kontraknya dengan pihak Lux. Hal itu dikarenakan perpanjangan kontrak Luna dengan Lux dilakukan setiap setahun sekali di akhir tahun. Sayangnya, Maria enggan menjelaskan lebih lanjut sanksi yang diterima Luna karena mengundurkan diri dari Lux.
"Untuk itu kita tidak bisa menjelaskannya, masuk privasi. Pihak Lux itu berkomitmen menjaga privasi bintangnya," kata Maria.
Lagi pula kinerja Luna tidak akan maksimal jika masih memegang peran sebagai bintang Lux. Luna akan disibukkan dengan urusan kasus video porno yang tengah menjeratnya.
"Luna pun akan disibukkan dengan mengklarifikasi masalah ini (video porno). Jadi dia akan sibuk dengan ini, padahal masih ada planing ke depannya. Jadi tidak bisa optimal," tandas Maria.
(ebi/iy)










































