Giska sudah 2 hari terbaring di Rumah Sakit Dr. Suyoto, Jalan Veteran, Jakarta Selatan. Otak Giska diserang virus hingga membuat dirinya tidak sadarkan diri.
Berikut wawancara wartawan dengan Dewi Yull seputar kondisi terakhir anaknya saat ditemui di Rumah Sakit Dr. Suyoto, Jalan Veteran, Jakarta Selatan, Kamis (10/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hari yang lalu Giska masuk ke Rumah Sakit Dr. Suyoto ini karena di kepala Giska terdapat virus. Virus itu menyerang ke otaknya dan itu terjadi selama satu bulan. Memang kesadaran Giska telah menurun jauh, Giska terkena penyakit adanya peradangan di otak. Banyak cairan yang menumpuk di kepalanya.
Sehingga membuat Giska tidak bisa menerima untuk mengkonsumsi obat-obatan lagi dan akhirnya kita memutuskan untuk mengambil langkah pengobatan alternatif. Tapi ternyata langkah itu tidak juga membuat cairan di kepala menurun sehingga kemarin (9/6/2010) ada operasi.
Mari kita mendoakan bersama agar Giska bisa melewati masa kritisnya selama 7 hari kedepan.
Apa yang dialami Giska pertama kali?
Giska sering mengalami pusing dan itu secara terus menerus berlangsung selama 3 bulan terakhir. Katanya kepalanya berat sekali, ya seperti terkena stroke. Giska membutuhkan perawatan panjang dan tergantung kekuatan tubuh Giska sendiri.
Kenapa menolak obat?
Giska alergi dengan obat-obatan sehingga tubuhnya tidak kuat untuk menahan sakit. Dokter pun sangat menyayangkan kalau Giska tidak mau menerima obat-obatan lagi. Giska pun sempat bilang pada saya kalau dia sudah tidak kuat untuk selalu mengkonsumsi obat-obatan. Kata Giska badannya seperti terkena racun.
Apa yang membuat Dewi Yull tegar?
Semuanya. Bagi saya semua manusia bukan kepunyaan kita, tapi kepunyaan Allah. Dibilang sedih pasti lah, tapi ini adalah rencana Allah. Giska masih mencoba memeluk saya walau dengan keadaan kesadaran menurun.
Giska adalah anak yang kuat dan hebat, dengan itu kita harus kuat agar bisa menguatkan Giska.
(ebi/eny)











































