"Tangkap segera Ariel. Saya tekankan di sini, usut segera pelaku pria karena dikhawatirkan dia bisa menimbulkan banyak korban wanita, entah dengan cara hipnotis, atau memberikan obat-obatan, atau dengan rayuan-rayuan," ujarnya saat ditemui di Dewan Pers, Jl Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2010).
Di mata Farhat, perempuan yang ada di dalam video tersebut tidak terlalu dikhawatirkan. "Wanita dari aspek psikologis mudah tergoda. Walaupun tangan si wanita yang memegang kameranya, mereka korban," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka semua membawa bukti-bukti koran, video porno dan artikel-artikel yang ada di berbagai media," ujar Farhat lagi.
Suami Nia Daniati itu sangat senang kepolisian bekerja cepat dalam menangani kasus video porno tersebut. Ia pun meminta polisi segera menangkap Ariel agar tidak sampai meresahkan masyarakat.
"Terlebih lagi diberitakan video pornonya bukan hanya dengan satu wanita. Jangan sampai terjadi penularan virus HIV, kecuali dia terbukti bersih. Kalau terbukti HIV, dia harus segera diisolasi dan menjalani hukumannya," urainya.
(eny/eny)











































