"Tadi pagi Arumi sudah ketemu sama orang Komnas Perlindungan Anak dan dia sedang menulis surat," jelas salah seorang tante Arumi, Syafa, saat ditemui di Pusat Perlindungan Anak (PPA), Komplek Depsos Bambu Apus, Jl PPA Bambu Apus, Jakarta Timur, Kamis (20/5/2010).
Surat tersebut berisi keinginan-keinginan Arumi. Ia juga akan menulis apa saja yang membuatnya tidak nyaman selama berada bersama keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam SMS nya, Arumi menulis pernah dipukul oleh orangtuanya kalau berbuat salah. Ia juga mengaku selama ini bekerja karena dipaksa.
(eny/eny)











































