"Kondisi beliau (Gesang) saat ini relatif membaik dan dalam status stabilisasi. Jika perkembangan kesehatannya terus mengalami kemajuan, hari ini kami mempertimbangkan untuk memindahkan beliau ke ruang rawat inap biasa. Kami mohon dukungan doanya karena di samping faktor medis, ada faktor unpredictable mengingat usia beliau," kata ketua tim dokter untuk Gesang, Dr Suryo Aribowo Taroeno SpPD.
Hal itu disampaikan saat jumpa pers di aula RS PKU Muhammadiyah Solo, Jl Ronggowarsito, Solo, Rabu (19/5/2010). Gesang ditangani lima dokter dalam perawatannya, yaitu spesialis penyakit dalam, spesialis penyakit paru, spesialis penyakit jantung, spesialis urologi, dan spesialis saraf.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, lanjut Suryo, ada tiga faktor utama yang memicu terjadinya penurunan kondisi tersebut. Pertama, kurangnya asupan makanan karena saat itu tubuhnya selalu menolak makanan lewat mulut. Kedua, perjalanan komplikasi penyakit yang dialami Gesang. Sedangkan usia lanjut, menjadi faktor ketiga yang juga sangat mempengaruhi kondisi Gesang.
"Saat itu kami memutuskan memasukkan asupan makanan melalui selang. 24 jam setelah itu, kondisinya semakin membaik dan terus mengalami kemajuan. Saat ini beliau sudah sedikit-sedikit bisa menerima asupan makanan atau minuman dari mulut. Namun demikian selang asupan makanan belum akan kami cabut karena asupan makanan yang masuk harus tetap dijaga agar kondisinya tidak kembali menurun," lanjut Suryo.
Dijelaskan, Gesang memang mengalami beberapa persoalan kesehatan. Bulan Januari lalu Gesang juga menjalani operasi kelenjar prostat di rumah sakit yang sama. Selain itu Gesang juga mengalami gangguan pada jantung karena faktor usia. Pada saat-saat terakhir, pencipta lagu 'Bengawan Solo' tersebut mengalami infeksi ringan pada saluran kemih dan saluran pernapasan.
Sementara itu, keluarga yang menunggui Gesang di rumah sakit mengatakan telah banyak perkembangan pada Gesang. "Simbah (Gesang) telah mampu mengenali kami lagi. Sudah bicara sedikit-sedikit tetap memang lebih banyak berkomunikasi menggunakan isyarat tangan. Pagi tadi telah meminta disuapi makanan," ujar Yuniarti, kemenakan Gesang.
(mbr/eny)











































