Rumah adat tersebut diberikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Timor Leste, Miguel Manetelu. Namun rumah adat tersebut bukanlah rumah sungguhan, melainkan hanya miniatur. Miniatur rumah adat tersebut diberikan kepada Tamara saat dirinya melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Timor Leste (Secretaria de Estado da Juventude do desporto), Senin (17/5/2010) sore waktu setempat (WIT).
Selain rumah, ia juga menerima kain batik khas Timor Leste, atau yang lebih dikenal dengan kain Tais Marobo dari Distrik Bobonaro, Timor Leste. Di sana Tamara bertemu Miguel selama kurang lebih 30 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun hubungan Indonesia-RDTL sedang kurang harmonis, Tamara sebagai Duta Tinju Indonesia, memiliki keinginan kuat untuk memperbaiki hubungan tersebut dengan cara yang berbeda. Tamara dan Miguel rupanya telah membicarakan rencana untuk mengadakan pertandingan persahabatan tinju antar kedua negara.
"Kita coba membicarakan untuk memperbaiki hubungan kedua negara ini melalui Olahraga. Dengan olahraga, kita bisa menjalin kembali hubungan baik kedua negara tersebut," tandasnya.
(rac/ebi)











































