"Dia mengaku senang sekali. Dia senang akhirnya suaminya bisa ketangkap," kata Farhat Abbas saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Kamis (6/5/2010).
Hanya saja Mano, sapaan akrab Manohara, mengaku belum mengetahui banyak kejadian penangkapan suaminya. Perempuan kelahiran Perancis itu pun saat ini sedang mencari tahu kasus tersebut. "Mano belum tahu banyak, nah dia mau cari tahu dulu," jelas Farhat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tengku Fakhry, ditangkap oleh sekelompok orang bertopeng dan polisi pada Selasa (4/5/2010) lalu. Penangkapan itu diduga karena Fakhry terlibat dalam plot pembunuhan kakaknya, Tengku Muhammad Faris Petra.
Namun suami Manohara itu tidak sempat mencicipi dinginnya jeruji besi. Fakhry langsung dilepaskan pada malam harinya. Namun polisi menyita senjata api yang dibawa Pangeran Kerajaan Kelantan, Malaysia itu.
Sementara itu, sampai saat ini sidang perceraian Fakhry dan Mano belum selesai. Fakhry tidak mau menceraikan Mano. Makanya Fakhry pun mengajukan banding di pengadilan Malaysia.
(ebi/iy)










































