Namun bintang film 'Kutunggu Jandamu' itu tidak terima jika disebut berusaha mendompleng popularitas lewat laporan polisinya pada Catherine Wilson. "Buat saya lucu kalau ada anggapan seperti itu," ujar Andi dalam jumpa pers di kantor manajemennya, Glow Management, Jl. Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2010).
Menurut Andi, antara dirinya dan Keket, dialah yang lebih terkenal. Ia pun mempersilakan klaimnya itu dicek di daerah-daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andi pun berkesimpulan, kalau ada tudingan dompleng-mendompleng nama, Keket lah yang mendompleng popularitas lewat kasus ini. "Salah besar kalau Andi Soraya dibilang mendompleng nama Catherine Wilson, justru sebaliknya. Harusnya Catherine Wilson bersyukur bisa mendompleng nama Andi Soraya," ucapnya penuh percaya diri.
Ditambahkan, selama kasusnya dengan Keket berjalan, tawaran pekerjaan untuknya memang mengalir dengan lancar. Namun hal itu bukan karena kasus tersebut.
"Mungkin hanya saya yang sudah 15 tahun berkarir saya masih jalan terus," pungkasnya. (eny/iy)











































