Menurut Dewi, calon kepala daerah itu harus pintar dan mengerti asal usul daerah yang akan dipimpinnya. Bukan hanya bermodal populer dan berparas menarik, seorang artis bisa mencalonkan diri sebagai calon pemimpin daerah.
"Kalau saya hanya bermodal seksi dan ketawa-ketawa, tapi nggak pintar kan bahaya juga," kata bintang film 'Tali Pocong Perawan' itu saat berbincang dengan detikhot via ponselnya, Rabu (14/4/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagi pula, lanjut perempuan kelahiran 18 Desember 1985 itu tidak mudah membangun daerah. Modal ketenaran dan ikut-ikutan tidak bisa menjamin seorang artis bisa melenggang menduduki kursi kekuasaan daerah.
"Jangan hanya modal ketenaran nama dan ikut-ikutan aja. Jangan deh, itu seperti bunuh diri sendiri," jelas perempuan asal Jember, Jawa Timur itu.
(ebi/iy)











































