Joy Tobing Tidak Pernah Berniat Penjarakan Ibu

Joy Tobing Tidak Pernah Berniat Penjarakan Ibu

- detikHot
Selasa, 06 Apr 2010 10:52 WIB
Joy Tobing Tidak Pernah Berniat Penjarakan Ibu
Jakarta - Roma Sibuea, ibunda Joy Tobing, resmi ditahan di Polsek Mampang Prapatan sejak Selasa (6/4/2010) dini hari. Sosok Joy Tobing pun langsung menjadi sorotan terkait penahanan Roma. Namun, dari hati yang paling dalam, Joy tidak pernah memiliki niat untuk memenjarakan sang bunda.

"Sejelek-sejeleknya anak tidak akan pernah mau memenjarakan ibunya," ujar Daniel Sinambela, suami Joy, ketika dihubungi detikhot lewat sambungan telepon, Selasa (6/4/2010).

Daniel mengaku mendengar penahanan Roma pada Selasa (6/4/2010) pagi, begitupula dengan Joy. Joy dan Daniel sangat prihatin saat mendengar kabar tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi yang harus diketahui, bukan Joy atau Daniel yang melaporkan Roma ke polisi. Melainkan Posman Simanjuntak, utusan Daniel yang mengaku dianiaya dan dikeroyok ketika mengunjungi kediaman Joy di kawasan Mampang Prapatan tanggal 1 Maret 2010 lalu.

Posman bersama dua orang yang lain, Batara Tampubolon dan Paiman Sitorus, menjadi utusan Daniel berdasarkan ketetapan Ketua Adat Sinambela, untuk mengantarkan makanan ke keluarga Joy Tobing. Makanan tersebut diantar sebagai bentuk penghormatan Daniel kepada keluarga Joy.

Tradisi mengantarkan makanan merupakan bentuk penghormatan tertinggi dalam sebuah rangkaian prosesi pernikahan di adat Batak. Daniel tidak mengantarkan langsung makanan tersebut karena Ketua Adat Sinambela sudah menetapkan kalau utusan lah yang langsung memberikannya.

Namun keluarga Joy tidak terima dengan utusan Daniel yang lalu berlanjut kepada aksi penganiyaan, menurut pengakuan Posman.

Posman lalu melaporkan Roma Sibuea ke Polsek Mampang Prapatan tanggal 1 Maret 2010, tak lama setelah ia mengunjungi kediaman Joy.Β  (fjr/fjr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads